RSS

Bersyukur dan konsep Law Of Attraction

20 Dec

Dan Ingatlah tatkala Tuhanmu berjanji kepadamu :

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti kami akan menambah nikmat-Ku kepadamu”

(Qs Ibrahim ayat 7)

Apa sih sebenarnya bersyukur itu? menurut beberapa referensi mengenai kata bersyukur bila dirangkum memiliki arti bahwa bersyukur merupakan aktivitas ungkapan rasa terima kasih yang mendalam kepada Allah SWT tuhan yang maha kuasa atas semua pemberian nikmat kepada individu.  Nikmat disini luas cakupannya. Kita bisa menghirup nafas setiap detik merupakan juga nikmat. Jadi disini rasa syukur itu setiap waktu, karena disetiap waktu nikmat Allah selalu kita dapatkan meskipun tanpa kita sadari, bisa jadi sudah menjadi kebiasaan sehingga tidak menyadari bahwa hal tersebut merupakan sebuah nikmat ya seperti bernafas tadi.

Bersyukur atas nikmat Allah berarti kita telah benar-benar merasakan esensi dari hidup ini. Akan ada dipikiran bahwa sukses tersebut tidak usah dicari lagi melainkan sudah ada didiri kita karena percaya bahwa kesuksesan sudah diatur oleh Allah dan itu urusan Allah, kita hanya perlu berusaha untuk menggapainya dan bersyukur atas apa hasil dari usaha kita.

Ingatlah firman Allah yang berikut ini :

“Dan Allah akan memberi balasan dan menambah nikmat-Nya kepada orang-orang yang bersyukur” (Q.S. Ali Imaran 144)

Syukur merupakan kunci dari sebuah kesuksesan. Ada law of attraction atau hukum ketertarikan disini antara bersyukur dengan kesuksesan yang ingin kita raih. Seperti telah kita ketahui bersama bahwa kesuksesan umumnya banyak dimaknai sebagai segala sesuatu yang kita harapkan kita dapatkan. Sedang syukur adalah penerimaan dengan hati bahagia dan penuh terima kasih atas apa yg didapatkan. Maka bersyukurlah, semua akan menjadi kesuksesan.

Semua orang dilahirkan didunia ini dengan kesuksesan masing-masing yang sudah ditentukan oleh Allah sejak dia diciptakan. Semuanya sudah ada jatah sendiri-sendiri dan ranah yang berbeda mengenai kesuksesan. Tugas manusia adalah mencari dan menemukan takdir atau garis kesuksesan tersebut dengan segala daya dan upaya yang dia bisa. Seiring mencari harus dibarengi juga dengan yang namanya syukur atas apa yang didapat selama proses pencarian tersebut. Dengan begitu insya Allah nikmat Allah akan terus bertambah kepada kita dan akan dimudahkan dalam mencari jalan kesuksesan kita.

Kita dapat bersyukur kalau menurut saya hanya masalah sudut pandang dan kebiasaan sehari-hari kita. Dari sudut pandang ada cerita seperti ini, ada seorang petani yang sedang bersepeda santai menuju ke sawah yang dimilikinya, di tengah jalan orangnya tersebut bertemu dengan pegawai bank yang sedang naik mobil, saat mobil itu melewatinya muncul gumaman dari patani tersebut,

“ Enaknya bisa naik mobil saat pergi kerja, akan terhindar dari panas saat dijalan karena tertutup dan juga ada ac sehingga panasnya udara tidak akan terasa.” Petani tersebut kembali mengayuh sepedanya.

Disisi lain, pengemudi mobil tersebut ternyata juga mengamati si petani yang sedang mengayuh sepedanya dengan santai. Dia pun juga bergumam saat melihat petani tersebut.

“ Santai sekali petani tersebut, dia bisa mengayuh sepedanya dengan santai sambil menikmati pemandangan alam yang indah diluar, sedangkan aku yang berkendara mobil, memang sih terhindar dari panasnya terik matahari tetapi karena pekerjaanku yang membutuhkan ketepatan waktu membuatku kurang bisa menikmati pemandangan alam yang bagus diluar.” Mobil pegawai tersebut melaju di tengah jalan raya yang penuh dengan kendaraan lainnya.

Dari cerita diatas bersyukur hanya masalah sudut pandang saja. Sebenarnya keduanya hanay melihat dari sisi yang berbeda sehingga rasa syukur tersebut tidak terucap. Bila mereka mau mengganti sudut pandangnya terhadap sesuatu hal dari sudut yang berbeda dipastikan mereka akan banyak bersyukur kepada Allah.

Cerita tersebut akan lain jika sudut pandangnya seperti ini:

Saat petani tersebut bertemu dengan pegawai bank yang sedang mengendarai mobil, dia sedikit bergumam mengenai hal itu,

“ Alhamdulillah masih bisa mengendarai sepeda untuk berangkat kesawah, masih banyak orang yang berjalan untuk pergi ketempat kerjanya. Aku pun juga bisa menikmati alam yang diberikan oleh Allah ini.”

Pegawai bank tersebut saat melewati si petani yang sedang mengayuh sepedanya juga bergumam,

“ Alhamdulliah, Allah memberiku rizky sehingga bisa membeli mobil ini, meskipun jelek setidaknya aku tidak kepanasan untuk berangkat kekantor dan juag tidak perlu waktu yang lama untuk sampai ke kantor karena pekerjaanku membutuhkan ketepatan waktu.”

Itulah masalah sudut pandang kita terhadap suatu masalah untuk bisa berucap syukur. Disini cobalah mencari sudut pandang yang berbeda, pasti syukur yang tiada terkira yang akan kita ucapkan kepada Allah atas segala nikmatnya yang diberikan. Kembali lagi keawal bahwa Allah telah memberikan takdir kesuksesan kepada kita, bila kita memandang setiap apa yang telah Allah berikan kepada kita dengan pandangan yang positif maka semuanya adalah nikmat yang tiada terkira dan mungkin didiri kita akan berfikir bahwa syukur saja tidak cukup untuk mengganti nikmat yang Allah berikan kepada kita.

Selain sudut pandang, syukur juga masalah kebiasaan juga. Bila sejak kecil syukur atas segala nikmat sudah dibiasakan kepada kita maka saat menginjak dewasa mengucapkan rasa syukur atas segala yang diperoleh sudah menjadi kebiasaan kita. Hidup yang sederhana sejak kecil akan membuat kita bersyukur atas segala nikmat, kita memandang saja yang dibawah kita maka syukurlah yang akan muncul dari ucapan kita. Sedangkan untuk ibadah memandang orang yang diatas kita maka akan memicu kita untuk lebih rajin beribadah kepada Allah SWT tuhan semesta alam.

 
Leave a comment

Posted by on December 20, 2011 in artikel

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: